Hey, it's been a long time. How's life treat you?
mine is... so boring. but, somehow i manage to keep alive.
Aku ingat tulisan pertama yang ku buat di blog ini. Sudah cukup lama, dan postingannya pun sudah dihapus. Aku menulisnya saat masih di bangku SMA. menceritakan tentang teman, orang yang kusuka, keluarga dan kekecewaan pada diriku sendiri.
Aku sudah bekerja saat ini. September nanti umurku sudah 24 tahun. Setiap hari harus berdesakan naik commuter line atau transjakarta untuk mencapai kantor. Kadang karena lelah berdiri sepanjang perjalanan rumah-kantor dan sebaliknya, saat malam kaki ku akan pegal-pegal. Kalau sudah begitu, aku hanya bisa mengusap-ngusap bagian tumitnya dengan minyak kutus-kutus yang kubeli di salah seorang teman.
kakakku sudah menikah di tahun ini. Beruntung pesta pernikahannya dilakukan sebelum wabah covid menyebar. Apakah kamu tahu mengenai wabah covid?
Semoga saat kamu membaca tulisan ini wabahnya sudah berakhir.
kemarin aku membantu salah satu teman untuk mempraktekan alat tes psikologi. Kau tahu? aku menangis saat membantunya. Aku menangis bukan karena sedih, tapi karena teringat hal-hal yang sudah kulalui selama 24 tahun ini. Aku juga mendapat sebuah kalimat darinya yang tidak akan pernah kulupa seumur hidupku.
Beberapa minggu sebelumnya, aku membeli novel yang pernah kubaca saat masih di SMP. Aku tidak bisa mengingat jalan ceritanya. Aku hanya tahu, bahwa dulu aku sangat menyukai novel itu. Berangkat dari situ, aku memutuskan membeli novel cetakan barunya. Kupikir aku bisa sedikit bernostalgia. tahukah kamu apa yang terjadi setelahnya? Bah! aku bahkan tidak bisa menghabiskan satu chapter dalam novel itu. Terlalu cringe untuk dibaca oleh diriku yang sekarang. Ternyata seiring berjalannya waktu, selera ku pun mulai berubah.
Banyak hal sudah kulalui. Namun, tak cukup juga membuatku dewasa. it's a life time lesson i think. Aku masih sembrono, cengeng, manja, pemarah, dan penakut. Tapi di satu sisi, kurasa aku sudah jauh lebih kuat. I hope so..
Komentar
Posting Komentar